8 Bentuk Perubahan Sosial dalam Masyarakat

Sebagai makhluk sosial, manusia akan selalu mengalami perubahan seiring dengan perkembangan waktu dan zaman. Manusia akan mulai bergerak mengikuti kemajuan. Baik yang tua, muda, masyarakat tradisional. maupun modern. semuanya pasti akan mulai beradaptasi dengan hal-hal baru. Bisa kita lihat saja orang tua kita yang sedikit-sedikit sudah mulai ahli mengoperasikan handphone dan internet. Nah, hal tersebut adalah bentuk dari perubahan sosial.

Perubahan sosial terbagi dalam 4 macam bentuk

A. Perubahan berdasarkan waktu

1. Perubahan sosial lambat (evolusi)

Perubahan ini memerlukan waktu yang sangat lama serta harus melalui berbagai tahapan untuk menjadi maju. Perubahan ini terjadi dengan sendirinya, tanpa rencana atau keinginan. Perubahan ini biasanya terjadi dengan mengikuti perkembangan kondisi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

2. Perubahan Cepat (Revolusi)

Perubahan revolusi merupakan perubahan sosial yang berlangsung relatif cepat, dapat terjadi dengan rencana maupun tanpa perencanaan sebelumnya. Secara sosiologis, perubahan revolusi akan berkaitan dengan perubahan unsur–unsur kehidupan yang terdapat dalam lembaga-lembaga sosial suatu lingkungan masyarakat.

Biasanya pemicu dari perubahan ini adalah konflik atau ketegangan yang terjadi dalam lingkungan tempat tinggal masyarakat yang bersangkutan.

Suatu perubahan akan dikatakan sebuah revolusi jika memenuhi beberapa syarat berikut :

  1. Harus ada keinginan dari masyarakat umum untuk mengadakan perubahan.
  2. Terdapat seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat dalam mengadakan perubahan.
  3. Pemimpin itu bertujuan untuk menampung keinginan atau aspirasi dari rakyat, dan kemudian merumuskan aspirasi tersebut menjadi suatu program kerja.
  4. Ada tujuan konkret yang dapat dicapai. Artinya, tujuan itu dapat dilihat dan dirasakan oleh masyarakat.
  5. Terdapat momentum yang tepat untuk mengadakan revolusi, yaitu saat di mana keadaan sudah tepat  untuk mengadakan suatu gerakan.

B .Perubahan Sosial Berdasarkan Perencanaanya

1. Perubahan yang dikehendaki (direncanakan)

Perubahan yang dikehendaki merupakan perubahan yang dilakukan atas dasar perencanaan matang oleh pihak yang menginginkan perubahan. Biasanya, mereka merupakan kelompok yang memiliki kepercayaan dari masyarakat untuk menjadi pemimpin dalam lingkungan tersebut.

2. Perubahan yang tidak dikehendaki

Perubahan yang tidak dikehendaki ialah perubahan sosial yang berada di luar jangkauan masyarakat. Perubahan tidak terencana seringkali membawa masalah terhadap masyarakat. Contoh nya adalah kasus Tsunami yang terjadi di Aceh, yang mengakibatkan terjadinya perubahan besar dalam kehidupan masyarakat Aceh pada masa itu.

C. Perubahan Sosial berdasarkan Pengaruhnya

1. Perubahan Sosial Besar

Yaitu Perubahan yang merangkup kehidupan masyarakat secara luas dan membawa pengaruh yang berarti. Contoh perubahan sosial besar yaitu perubahan sistem pemerintahan suatu negara.

2. Perubahan Sosial Kecil

Yaitu perubahan sosial yang tidak memberi dampak dan perubahan yang besar bagi kehidupan sosial, salah satu contohnya ialah perubahan mode pakaian.

D. Perubahan Sosial berdasarkan Arah Perkembangan

1. Perubahan Sosial Progress

Yaitu perubahan sosial yang menuju ke arah kemajuan, serta memberikan keuntungan bagi kehidupan masyarakat. Contohnya yaitu semakin canggih dan berkembangnya teknologi, sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan aktifitas.

2. Perubahan sosial regress

Yaitu suatu perubahan yang menuju ke arah kemunduran, serta akan merugikan kehidupan masyarakat. Contohnya yaitu penyalahgunaan obat obatan terlarang atau narkotika.

Tinggalkan Balasan